Bulan Bahasa Jadi Panggung Kreativitas Siswa dan Guru SMK Ma’arif 1 Wates

Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa, Duta Literasi Perpustakaan SMK Ma’arif 1 Wates menggelar serangkaian lomba literasi yang berlangsung pada 14–30 November 2025. Kegiatan ini menjadi wadah apresiasi sekaligus penguatan kecintaan terhadap bahasa dan sastra Indonesia bagi seluruh warga sekolah.

Bulan Bahasa sendiri diperingati setiap bulan Oktober sebagai bentuk penghormatan terhadap bahasa Indonesia sebagai jati diri bangsa. Melalui peringatan ini, SMK Ma’arif 1 Wates berkomitmen menumbuhkan budaya literasi, meningkatkan kemampuan berbahasa, serta memfasilitasi kreativitas siswa dan guru dalam bidang bahasa dan sastra.

Mengusung tema “Bahasa Menyatukan, Sastra Menginspirasi”, kegiatan Peringatan Bulan Bahasa ini dirancang tidak hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai ruang ekspresi dan kolaborasi antarwarga sekolah. Sejalan dengan visi SMK Ma’arif 1 Wates untuk menghasilkan lulusan yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk generasi yang kritis, kreatif, dan literat.

Adapun tujuan dari Program Duta Literasi Perpustakaan antara lain meningkatkan kemampuan literasi siswa dan guru, menumbuhkan minat serta bakat di bidang bahasa dan sastra, mempererat hubungan antarwarga sekolah melalui kegiatan positif, serta mengembangkan kreativitas dalam menulis, membaca, dan berkarya.

Berbagai jenis lomba diselenggarakan dalam peringatan Bulan Bahasa ini, meliputi lomba baca puisi, cipta puisi, menulis cerpen, menulis resensi, vlog kegiatan literasi, serta menulis geguritan. Kegiatan ini melibatkan siswa dan guru sebagai peserta, sehingga tercipta iklim literasi yang inklusif dan kolaboratif.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Duta Literasi SMK Ma’arif 1 Wates berharap semangat berliterasi tidak hanya tumbuh selama Bulan Bahasa, tetapi juga menjadi budaya yang terus hidup dan berkembang dalam keseharian warga sekolah. (Omi)

Loading

Pramuka Bukan Sekadar Seragam: Dianpinsat SMK Ma’arif 1 Wates Cetak Pemimpin Berkarakter

Kulon Progo — Komitmen SMK Ma’arif 1 Wates dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan bertanggung jawab kembali diwujudkan melalui kegiatan Gladian Pemimpin Satuan (Dianpinsat) yang dilaksanakan pada Kamis–Jumat, 23–24 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh Dewan Ambalan Pramuka dan menjadi salah satu agenda penting dalam pembinaan kepemimpinan siswa.

Dianpinsat diselenggarakan sebagai upaya membekali anggota Dewan Ambalan agar mampu menjalankan tugas organisasi secara kondusif, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Lebih dari sekadar pelatihan teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana penanaman nilai-nilai dasar kepemimpinan yang berlandaskan iman, kebersamaan, dan pengabdian.

Tiga tujuan utama diusung dalam Dianpinsat tahun ini, yakni mempertebal ketakwaan kepada Allah SWT, menumbuhkan rasa persaudaraan antaranggota Pramuka, serta menanamkan tanggung jawab terhadap gugus depan masing-masing. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat bagi peserta dalam menjalankan perannya sebagai pemimpin di lingkungan Pramuka maupun kehidupan sehari-hari.

Sebanyak 31 peserta, terdiri atas 20 putra dan 11 putri, mengikuti kegiatan ini dengan antusias tinggi. Beragam materi dan pelatihan disajikan, mulai dari kepemimpinan, public speaking, keterampilan teknik kepramukaan (tekpram), hingga tata kelola perkemahan. Tak hanya itu, sesi sharing dan diskusi bersama Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Kulon Progo turut memperkaya wawasan peserta mengenai organisasi Gerakan Pramuka serta pola pembinaan Pramuka Penegak yang ideal.

Kegiatan Dianpinsat dilaksanakan di lingkungan SMK Ma’arif 1 Wates dan dilanjutkan di Bumi Perkemahan Goa Kebon, Kabupaten Kulon Progo. Suasana alam yang mendukung memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna, karena peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga mempraktikkannya langsung di lapangan. Melalui proses ini, jiwa kepemimpinan yang adaptif, mandiri, dan tangguh diharapkan tumbuh secara nyata.

Kepala SMK Ma’arif 1 Wates Bapak H. Rahmat Raharja, S.Pd., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pramuka memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter generasi muda. “Pramuka adalah organisasi kepanduan yang lahir dari semangat perjuangan. Melalui Pramuka, kita ditempa untuk menjadi pribadi yang lebih baik, berkarakter, dan siap mengabdi,” tuturnya.

Kegiatan Dianpinsat ini menegaskan bahwa Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan ruang belajar kehidupan yang sesungguhnya. Melalui proses, tantangan, dan kebersamaan yang dilalui, peserta ditempa menjadi pribadi yang disiplin, berani mengambil keputusan, serta siap mengabdi. SMK Ma’arif 1 Wates optimistis, dari Ambalan inilah akan lahir pemimpin-pemimpin muda yang membawa perubahan positif bagi sekolah, masyarakat, dan masa depan bangsa. (Omi)

Loading

SMK Ma’arif 1 Wates Gelar LDKS, Cetak Kader Pemimpin Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Kulon Progo — OSIS/IPNU-IPPNU Komisariat SMK Ma’arif 1 Wates bekerja sama dengan PC IPNU-IPPNU Kabupaten Kulon Progo menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) pada 14–15 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Pesantren Property, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, dan diikuti oleh 47 siswa calon pengurus OSIS periode 2026.

Mengusung tema “Empowering the Future Leaders, Hold the Golden Indonesia 2045”, LDKS dirancang sebagai wahana pembinaan generasi muda agar memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat, berkarakter, dan visioner. Tema tersebut menegaskan pentingnya peran pelajar sebagai calon pemimpin bangsa yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual dan emosional dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Kepala SMK Ma’arif 1 Wates, H. Rahmat Raharja, S.Pd., M.Pd.I., dalam sambutannya menegaskan bahwa pendirian lembaga pendidikan oleh Nahdlatul Ulama merupakan bagian dari ikhtiar menjaga keberkahan dan kesinambungan perjuangan para muassis NU.
“NU mendirikan sekolah dan madrasah, termasuk SMK Ma’arif 1 Wates, bukan semata-mata untuk mencetak lulusan cerdas, tetapi untuk menjaga nilai, adab, dan keberlanjutan perjuangan para pendiri, khususnya Mbah Hasyim Asy’ari. Kegiatan LDKS ini adalah salah satu ikhtiar untuk menyiapkan kader-kader NU yang tangguh dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia juga memotivasi peserta agar tidak ragu berproses dalam organisasi.
“Berorganisasi memang tidak selalu mudah. Akan ada rasa lelah dan pahit dalam prosesnya, tetapi percayalah, kepahitan hari ini adalah bekal untuk manisnya masa depan. Jika kader NU sudah siap berkorban dan bersikap royal, insyaallah dalam kondisi apa pun tidak akan gentar,” tambahnya.

Selama dua hari pelaksanaan, LDKS diisi dengan berbagai materi yang mendukung pengembangan kecerdasan intelektual, spiritual, dan emosional siswa. Seluruh materi disampaikan oleh narasumber yang kompeten di bidangnya, sehingga memberikan pembekalan yang komprehensif dan relevan dalam membentuk karakter serta jiwa kepemimpinan peserta.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai koordinasi, integritas, dan sinkronisasi (KIS) dalam menjalankan amanah kepemimpinan. LDKS ini juga menjadi momentum penting dalam mencetak pemimpin muda yang tidak hanya terampil dalam berorganisasi, tetapi memiliki visi besar untuk membawa kemajuan bagi sekolah, organisasi, dan lingkungan masyarakat. (Omi)

Loading

Siswa SMK Ma’arif 1 Wates Raih Juara 3 Pencak Silat Bupati Cup III Kulon Progo 2026

Siswa SMK Ma’arif 1 Wates kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang olahraga. Shafa Khoirul Fuadi, siswa kelas X TO 3, berhasil meraih Juara 3 kategori Tanding Remaja Kelas B dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III Antar Pelajar Kulon Progo Tahun 2026.

Kejuaraan bergengsi tingkat kabupaten tersebut diselenggarakan selama dua hari, 9–10 Januari 2026, dan diikuti oleh 253 atlet pelajar dari berbagai sekolah serta perguruan silat se-Kulon Progo. Para peserta terbagi dalam tiga jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA–SMK. Selama pelaksanaan, pertandingan berlangsung sengit dan penuh semangat, disertai dukungan meriah dari para penonton yang memadati arena.

Kejuaraan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Kulon Progo, Dr. H. R. Agung Setyawan. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pencak silat merupakan olahraga yang sarat nilai-nilai pembentukan karakter. Ia menekankan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan, melainkan keberanian untuk berkomitmen, disiplin, dan konsisten dalam berlatih. “Kalian semua adalah juara sejati,” ujarnya, yang disambut tepuk tangan meriah dari para peserta.

Prestasi yang diraih Shafa Khoirul Fuadi menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMK Ma’arif 1 Wates. Kepala SMK Ma’arif 1 Wates, Bapak H. Rahmat Raharja, S.Pd., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta pembinaan yang berkelanjutan dari sekolah dan pelatih.

“Prestasi ini membuktikan bahwa siswa SMK Ma’arif 1 Wates tidak hanya unggul di bidang akademik dan vokasi, tetapi juga mampu berprestasi di bidang nonakademik. Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri secara positif,” ungkapnya.

Dengan diraihnya juara dalam ajang Bupati Cup III ini, SMK Ma’arif 1 Wates berharap dapat terus melahirkan generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan siap mengharumkan nama sekolah, daerah, hingga bangsa di masa mendatang. (Omi)

Loading