SMK Ma’arif 1 Wates Salurkan 2.220 Kg Zakat Fitrah 1447 H kepada Masyarakat dan Lembaga Sosial

Wates – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, SMK Ma’arif 1 Wates melaksanakan kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah kepada masyarakat yang berhak menerima.

Kegiatan ini melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga karyawan. Pengumpulan zakat dilaksanakan selama bulan Ramadan dalam bentuk beras dan uang tunai yang kemudian dikonversikan sesuai ketentuan zakat fitrah.

Pada tahun ini, total zakat yang berhasil dihimpun mencapai 2.220 kilogram beras. Zakat tersebut kemudian dikemas dan didistribusikan dalam beberapa paket, yaitu:

  • 279 paket masing-masing berisi 5 kg beras

  • 33 paket masing-masing berisi 25 kg beras

Adapun sasaran distribusi zakat meliputi berbagai kalangan yang berhak menerima (mustahik), antara lain:

  • Pondok pesantren

  • Panti asuhan

  • Proposal yang masuk dari masyarakat/lembaga

  • Warga sekitar yang membutuhkan

  • Siswa yatim dan piatu

  • Siswa yang membutuhkan di lingkungan sekolah

Seluruh paket zakat tersebut disalurkan secara langsung oleh panitia kepada penerima, sehingga diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kepala SMK Ma’arif 1 Wates, H. Rahmat Raharja, S.Pd., M.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh warga sekolah. Beliau berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa.

“Melalui kegiatan zakat ini, kami ingin menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan keikhlasan kepada peserta didik, sehingga mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik,” ungkap beliau.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMK Ma’arif 1 Wates berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.

Loading

Pramuka Bukan Sekadar Seragam: Dianpinsat SMK Ma’arif 1 Wates Cetak Pemimpin Berkarakter

Kulon Progo — Komitmen SMK Ma’arif 1 Wates dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan bertanggung jawab kembali diwujudkan melalui kegiatan Gladian Pemimpin Satuan (Dianpinsat) yang dilaksanakan pada Kamis–Jumat, 23–24 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh Dewan Ambalan Pramuka dan menjadi salah satu agenda penting dalam pembinaan kepemimpinan siswa.

Dianpinsat diselenggarakan sebagai upaya membekali anggota Dewan Ambalan agar mampu menjalankan tugas organisasi secara kondusif, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Lebih dari sekadar pelatihan teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana penanaman nilai-nilai dasar kepemimpinan yang berlandaskan iman, kebersamaan, dan pengabdian.

Tiga tujuan utama diusung dalam Dianpinsat tahun ini, yakni mempertebal ketakwaan kepada Allah SWT, menumbuhkan rasa persaudaraan antaranggota Pramuka, serta menanamkan tanggung jawab terhadap gugus depan masing-masing. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat bagi peserta dalam menjalankan perannya sebagai pemimpin di lingkungan Pramuka maupun kehidupan sehari-hari.

Sebanyak 31 peserta, terdiri atas 20 putra dan 11 putri, mengikuti kegiatan ini dengan antusias tinggi. Beragam materi dan pelatihan disajikan, mulai dari kepemimpinan, public speaking, keterampilan teknik kepramukaan (tekpram), hingga tata kelola perkemahan. Tak hanya itu, sesi sharing dan diskusi bersama Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Kulon Progo turut memperkaya wawasan peserta mengenai organisasi Gerakan Pramuka serta pola pembinaan Pramuka Penegak yang ideal.

Kegiatan Dianpinsat dilaksanakan di lingkungan SMK Ma’arif 1 Wates dan dilanjutkan di Bumi Perkemahan Goa Kebon, Kabupaten Kulon Progo. Suasana alam yang mendukung memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna, karena peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga mempraktikkannya langsung di lapangan. Melalui proses ini, jiwa kepemimpinan yang adaptif, mandiri, dan tangguh diharapkan tumbuh secara nyata.

Kepala SMK Ma’arif 1 Wates Bapak H. Rahmat Raharja, S.Pd., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pramuka memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter generasi muda. “Pramuka adalah organisasi kepanduan yang lahir dari semangat perjuangan. Melalui Pramuka, kita ditempa untuk menjadi pribadi yang lebih baik, berkarakter, dan siap mengabdi,” tuturnya.

Kegiatan Dianpinsat ini menegaskan bahwa Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan ruang belajar kehidupan yang sesungguhnya. Melalui proses, tantangan, dan kebersamaan yang dilalui, peserta ditempa menjadi pribadi yang disiplin, berani mengambil keputusan, serta siap mengabdi. SMK Ma’arif 1 Wates optimistis, dari Ambalan inilah akan lahir pemimpin-pemimpin muda yang membawa perubahan positif bagi sekolah, masyarakat, dan masa depan bangsa. (Omi)

Loading

SMK Ma’arif 1 Wates Gelar LDKS, Cetak Kader Pemimpin Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Kulon Progo — OSIS/IPNU-IPPNU Komisariat SMK Ma’arif 1 Wates bekerja sama dengan PC IPNU-IPPNU Kabupaten Kulon Progo menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) pada 14–15 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Pesantren Property, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, dan diikuti oleh 47 siswa calon pengurus OSIS periode 2026.

Mengusung tema “Empowering the Future Leaders, Hold the Golden Indonesia 2045”, LDKS dirancang sebagai wahana pembinaan generasi muda agar memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat, berkarakter, dan visioner. Tema tersebut menegaskan pentingnya peran pelajar sebagai calon pemimpin bangsa yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual dan emosional dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Kepala SMK Ma’arif 1 Wates, H. Rahmat Raharja, S.Pd., M.Pd.I., dalam sambutannya menegaskan bahwa pendirian lembaga pendidikan oleh Nahdlatul Ulama merupakan bagian dari ikhtiar menjaga keberkahan dan kesinambungan perjuangan para muassis NU.
“NU mendirikan sekolah dan madrasah, termasuk SMK Ma’arif 1 Wates, bukan semata-mata untuk mencetak lulusan cerdas, tetapi untuk menjaga nilai, adab, dan keberlanjutan perjuangan para pendiri, khususnya Mbah Hasyim Asy’ari. Kegiatan LDKS ini adalah salah satu ikhtiar untuk menyiapkan kader-kader NU yang tangguh dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia juga memotivasi peserta agar tidak ragu berproses dalam organisasi.
“Berorganisasi memang tidak selalu mudah. Akan ada rasa lelah dan pahit dalam prosesnya, tetapi percayalah, kepahitan hari ini adalah bekal untuk manisnya masa depan. Jika kader NU sudah siap berkorban dan bersikap royal, insyaallah dalam kondisi apa pun tidak akan gentar,” tambahnya.

Selama dua hari pelaksanaan, LDKS diisi dengan berbagai materi yang mendukung pengembangan kecerdasan intelektual, spiritual, dan emosional siswa. Seluruh materi disampaikan oleh narasumber yang kompeten di bidangnya, sehingga memberikan pembekalan yang komprehensif dan relevan dalam membentuk karakter serta jiwa kepemimpinan peserta.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai koordinasi, integritas, dan sinkronisasi (KIS) dalam menjalankan amanah kepemimpinan. LDKS ini juga menjadi momentum penting dalam mencetak pemimpin muda yang tidak hanya terampil dalam berorganisasi, tetapi memiliki visi besar untuk membawa kemajuan bagi sekolah, organisasi, dan lingkungan masyarakat. (Omi)

Loading

SMK Ma’arif 1 Wates Gelar Guru Tamu Kesehatan: dr. Susilo Pradyarto Paparkan Bahaya Merokok bagi Generasi Muda

Wates, 22 Oktober 2025 — SMK Ma’arif 1 Wates kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi siap kerja melalui kegiatan edukatif “Guru Tamu Praktisi Kesehatan Mengajar”. Bekerja sama dengan Puskesmas Wates 1, sekolah menghadirkan dr. Susilo Pradyarto, Kepala Puskesmas Wates, sebagai pemateri dalam penyuluhan bertema “Bahaya Merokok bagi Kesehatan Tubuh”. Acara digelar pada Rabu pagi di Aula SMK Ma’arif 1 Wates dan diikuti oleh seluruh siswa kelas X.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah untuk memberikan edukasi kesehatan yang aktual, khususnya mengantisipasi bahaya rokok bagi remaja. Para siswa tampak antusias mengikuti pemaparan yang disampaikan langsung oleh praktisi kesehatan berpengalaman.

Kepala SMK Ma’arif 1 Wates, H. Rahmat Raharja, S.Pd., M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa dunia pendidikan SMK memiliki karakteristik yang berbeda dengan jenjang lainnya. Siswa tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga menguasai keterampilan dan perilaku hidup sehat sebagai bagian dari kesiapan memasuki dunia kerja.

“Proses KBM di SMK tentu berbeda dengan SD, SMP, bahkan SMA. Kalian dibentuk untuk siap terjun ke dunia industri. Maka, selain praktik keahlian, kalian juga harus mendapat materi pendukung lain yang menentukan kesuksesan kalian. Hari ini kita belajar bersama dengan guru tamu dari Puskesmas Wates tentang bahaya merokok,” ungkap kepala sekolah.

Beliau menegaskan bahwa saat memasuki dunia kerja, banyak perusahaan menerapkan skrining kesehatan, termasuk deteksi kebiasaan merokok. “Kita ingin kalian benar-benar siap kerja. Banyak dari kalian masuk ke SMK memang agar bisa langsung bekerja. Maka menjaga kesehatan adalah hal yang wajib. Edukasi seperti ini penting supaya kalian memahami dampaknya sejak dini,” tambahnya.

Dalam pemaparannya, dr. Susilo Pradyarto mengajak para siswa memahami bahwa kebiasaan yang dilakukan saat muda akan memberikan dampak jangka panjang.

“Apapun yang dilakukan di masa muda akan tampak hasilnya ketika tua. Kalau sejak muda tubuh dijaga, tidak merokok, makan baik, dan berperilaku sehat maka saat tua nanti tubuh akan tetap lebih kuat,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan fakta penting terkait dunia kerja modern. Perusahaan-perusahaan besar kini menggunakan pemeriksaan kesehatan yang lebih ketat, termasuk metode PCR tertentu yang dapat mendeteksi jejak kebiasaan merokok dalam jangka waktu panjang.

“Perusahaan sekarang banyak yang memakai deteksi berbasis PCR. Hasilnya bisa terbaca bahkan dua hingga tiga tahun. Itu sebabnya, kalau ingin bekerja di perusahaan besar, berhentilah merokok mulai sekarang. Jangan sampai kesempatan masa depan terhalang hanya karena kebiasaan yang merugikan diri sendiri,” tegas dr. Susilo.

Kegiatan guru tamu ini diharapkan dapat membuka wawasan siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, terutama dalam menghindari rokok yang menjadi salah satu penyebab utama berbagai penyakit kronis. Pihak sekolah berencana terus menghadirkan kegiatan serupa untuk mendukung pembentukan karakter dan kesiapan kerja siswa SMK Ma’arif 1 Wates.

Dengan edukasi ini, sekolah berharap para siswa tidak hanya cerdas secara akademik dan terampil secara vokasional, tetapi juga memiliki kesadaran hidup sehat untuk menapaki masa depan yang lebih cerah. (Omi)

Loading

SMK Ma’arif 1 Yogyakarta Lakukan Kunjungan Studi ke SMK Ma’arif 1 Wates

Kamis, 27 November 2025

SMK Ma’arif 1 Wates menerima kunjungan kehormatan dari SMK Ma’arif 1 Yogyakarta pada Kamis, 27 November 2025. Kunjungan ini merupakan bagian dari program penguatan kerja sama sekolah Ma’arif NU dalam bidang pendidikan vokasi, pengembangan karakter, serta peningkatan mutu pembelajaran.

Rombongan tamu terdiri dari pimpinan sekolah, guru produktif, serta perwakilan siswa. Mereka disambut langsung oleh Kepala SMK Ma’arif 1 Wates bersama jajaran wakil kepala sekolah dan koordinator kompetensi keahlian.

Tujuan Kunjungan: Penguatan Kolaborasi Antar-Sekolah Ma’arif NU

Dalam kesempatan tersebut, kedua sekolah berdiskusi mengenai berbagai program strategis, antara lain:

  • Peningkatan kualitas pembelajaran vokasi melalui kolaborasi guru produktif.

  • Sharing best practice terkait teaching factory, unit produksi, dan manajemen industri sekolah.

  • Pengembangan budaya sekolah untuk penguatan karakter peserta didik.

  • Rencana kerja sama kegiatan siswa, seperti lomba, workshop, dan kunjungan industri.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh antusiasme, menandai semakin eratnya hubungan antar-sekolah Ma’arif di wilayah Yogyakarta.

Suasana Pertemuan dan Kegiatan Lapangan

Usai sesi diskusi, rombongan SMK Ma’arif 1 Yogyakarta diajak berkeliling fasilitas sekolah, di antaranya:

  • Bengkel Teknik Komputer dan Jaringan

  • Bengkel Teknik Otomotif

  • Studio Seni Musik

  • Laboratorium Informatika

  • Unit Produksi Siswa

Para tamu memberikan apresiasi atas sarana prasarana yang dimiliki SMK Ma’arif 1 Wates serta berbagai inovasi pembelajaran yang telah berjalan.

Sambutan Kepala Sekolah

Kepala SMK Ma’arif 1 Wates menyampaikan terima kasih atas kunjungan tersebut dan berharap kerja sama ini dapat berkelanjutan.

“Kami sangat senang dapat menerima kunjungan dari SMK Ma’arif 1 Yogyakarta. Semoga sinergi ini menjadi langkah baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan memperkuat jaringan antar sekolah Ma’arif NU.”

Harapan ke Depan

Melalui kunjungan ini, diharapkan tercipta hubungan yang lebih kuat antara kedua sekolah, baik dalam bidang akademik, vokasi, maupun kegiatan kesiswaan. SMK Ma’arif 1 Wates berkomitmen untuk terus membangun kerja sama strategis demi menciptakan lulusan yang berdaya saing, kreatif, dan berakhlak mulia.

Loading

SMK Ma’arif 1 Wates Tampilkan Semangat Juang di Lomba Baris-Berbaris Gema Binangun XXV

Kulon Progo, 1 November 2025 — Dua peleton terbaik dari SMK Ma’arif 1 Wates tampil penuh semangat dalam ajang Lomba Baris-Berbaris (LBB) Gema Binangun XXV yang digelar di Alun-Alun Wates. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Kulon Progo bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Lomba tersebut diikuti oleh 45 peleton yang terdiri atas 15 peleton SD/MI, 9 peleton SMP/MTs, dan 21 peleton SMA/SMK se-Kabupaten Kulon Progo. Setiap tim harus melewati lima pos penilaian, yakni empat pos gerakan baris-berbaris dan satu pos formasi.

SMK Ma’arif 1 Wates turut berpartisipasi dengan mengirimkan dua peleton andalan, yaitu satu peleton putra dan satu peleton putri. Meskipun tahun ini belum berhasil membawa pulang gelar juara, para peserta menunjukkan kedisiplinan, kekompakan, dan semangat juang tinggi di bawah teriknya matahari dan sorakan penonton yang memadati alun-alun.

Gambar, Tonti Putra

Waka Kesiswaan SMK Ma’arif 1 Wates, Prasetya Wibawa, S.TP., S.Pd., memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta.

“Kami sangat bangga dengan perjuangan siswa-siswi kami. Mereka sudah menunjukkan semangat juang, tanggung jawab, dan kekompakan yang luar biasa. Bagi kami, keikutsertaan ini bukan soal menang atau kalah, tetapi tentang membentuk karakter disiplin dan cinta tanah air,” ujarnya.

Prasetya juga menambahkan bahwa pengalaman mengikuti lomba ini menjadi bekal berharga bagi para siswa untuk mengasah mental, kerja sama tim, serta rasa percaya diri.

“Kegiatan seperti ini menanamkan nilai-nilai yang sejalan dengan visi sekolah, yaitu mencetak generasi yang beretika, tangguh, dan siap berkompetisi di berbagai bidang,” imbuhnya.

Meski belum meraih prestasi tertinggi, semangat para peserta SMK Ma’arif 1 Wates menjadi bukti bahwa jiwa muda tidak pernah padam dalam menegakkan nilai-nilai kedisiplinan dan persatuan sebagaimana semangat Sumpah Pemuda. (Omi)

Loading

🎭 Wayang Wisata Istimewa ‘Goes to School’: Puncak Apresiasi Budaya dan Peringatan HIV/AIDS di SMK Ma’arif 1 Wates

Wates, Kulon Progo – SMK Ma’arif 1 Wates menjadi tuan rumah gelaran akbar “Wisata Budaya Istimewa Goes to School” yang merupakan program unggulan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo. Acara yang dilaksanakan pada hari Rabu (29/10/2025) ini tidak hanya menjadi wadah edukasi budaya, tetapi juga berfokus pada kampanye pencegahan HIV/AIDS di kalangan pelajar, dikemas secara apik melalui pertunjukan seni budaya.

🌟 Dihadiri Tokoh Penting dan Dimeriahkan Seniman Lokal

Kehadiran sosok penting seperti Wakil Bupati Kulon Progo, Bapak Ambar Purwoko, dan Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Bapak Joko Mursito, S.Sn., M.A., menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten dalam mendukung inisiatif edukatif dan promotif berbasis budaya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kulon Progo menyampaikan apresiasi tinggi kepada Dinas Pariwisata dan SMK Ma’arif 1 Wates atas terselenggaranya acara yang memadukan unsur kebudayaan dan edukasi kesehatan ini.

“Program Wisata Budaya Istimewa Goes to School ini adalah cara cerdas untuk melestarikan nilai-nilai budaya kita sekaligus menyampaikan pesan-pesan penting, seperti pencegahan HIV/AIDS, kepada generasi muda dengan cara yang menarik dan mudah diterima,” ujar Wakil Bupati Ambar Purwoko.

Bapak Joko Mursito menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mendekatkan nilai-nilai keistimewaan Yogyakarta kepada generasi milenial melalui media seni yang relevan.

🎤 Penampilan Spesial Memukau Pelajar

Rangkaian acara semakin meriah dengan penampilan spesial dari seniman-seniman berbakat yang turut menyedot perhatian seluruh siswa dan tamu undangan:

  • Elinda Neima
  • Ana Servia
  • Bangkit

Ketiga artis lokal ini berhasil menghibur dan memeriahkan suasana, memberikan sentuhan modern pada acara budaya yang kental dengan nilai-nilai tradisional. Kombinasi edukasi, budaya, dan hiburan ini menjadikan acara Wayang Wisata Istimewa Goes to School di SMK Ma’arif 1 Wates sebagai momen yang tak terlupakan.

Loading

Bangga! SMK Ma’arif 1 Wates Bawa Pulang Dua Gelar di Ajang Jelajah Wisata Kulon Progo XX 2025

Kulon Progo — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik SMK Ma’arif 1 Wates dalam ajang Jelajah Wisata Kulon Progo (Jelitaku) XX Tahun 2025. Sekolah ini berhasil meraih Juara 1 Lomba Vlog dan Juara 3 Lomba Nada Jelajah, yang diumumkan pada penutupan kegiatan di Lapangan Cubung Lendah Kulon Progo, Senin (27/10/2025).

Tahun ini, SMK Ma’arif 1 Wates mengirimkan satu sangga putra yang terdiri dari delapan siswa terpilih untuk mengikuti kegiatan Jelitaku. Mereka bersaing dengan puluhan sangga lain dari berbagai SMA/SMK/MA se-Kulon Progo.

Kegiatan Jelitaku XX berlangsung selama tiga hari, mulai Sabtu (25/10/2025) hingga Senin (27/10/2025), dengan titik awal di Kompleks Jogja Agro Park, Nanggulan. Dalam kegiatan ini, para peserta menjelajah tiga kapanewon di Kulon Progo, yakni Nanggulan, Sentolo, dan Lendah, sambil mengikuti berbagai lomba dan tantangan kepramukaan di setiap pos.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kulon Progo, Kak Ambar Purwoko, A.Md. Upacara pembukaan juga dihadiri oleh perwakilan dari Kodim 0731 Kulon Progo, Polres Kulon Progo, Andalan Kwarcab Kulon Progo, serta Ka Kwarran dan Pinsaka se-Kulon Progo.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa peserta didik SMK Ma’arif 1 Wates tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif dan berprestasi di kegiatan kepramukaan.

“Kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih anak-anak. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras, semangat juang, dan kekompakan mereka selama kegiatan berlangsung. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi di bidang apa pun,” ujar Kepala SMK Ma’arif 1 Wates, Bapak H. Rahmat Raharja, S.Pd., M.Pd.I.

Kegiatan Jelitaku sendiri merupakan agenda tahunan Kwarcab Kulon Progo yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat cinta alam, menjalin persaudaraan antar peserta, serta mengenalkan potensi wisata di Kulon Progo melalui kegiatan jelajah dan lomba-lomba kreatif.

Prestasi yang diraih oleh SMK Ma’arif 1 Wates diharapkan dapat semakin mengharumkan nama sekolah dan menjadi bukti nyata bahwa semangat dan dedikasi akan selalu membawa hasil terbaik. (Omi)

Loading

Dari Kelas ke Pabrik: Siswa SMK Ma’arif 1 Wates Belajar Langsung dari Dunia Industri

Kulon Progo, 19 Oktober 2025 – Dalam rangka memperkuat keterampilan dan menambah wawasan siswa terhadap dunia kerja, SMK Ma’arif 1 Wates kembali melaksanakan kegiatan kunjungan industri bagi siswa kelas XI pada 13–16 Oktober 2025. Kegiatan tahunan ini menjadi salah satu bentuk nyata penerapan pembelajaran berbasis link and match antara sekolah dan dunia industri.

Pada kegiatan tahun ini, para siswa mengunjungi sejumlah perusahaan ternama, antara lain PT Tri Jaya Union, PT MNC Sky Vision, PT Indonesia Comnets Plus (ICON+), PT Astra Honda Motor (AHM), dan PT Fin Komodo. Masing-masing industri dipilih sesuai dengan jurusan siswa agar pembelajaran yang diperoleh memiliki relevansi langsung dengan bidang keahlian mereka.

Siswa dari Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) berkesempatan meninjau langsung proses produksi karoseri di PT Tri Jaya Union, salah satu perusahaan bus terkemuka di Indonesia. Di sana, para siswa melihat bagaimana proses pembuatan bodi bus dilakukan dengan teknologi modern dan standar kualitas tinggi.

Sementara itu, siswa Jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) mengunjungi PT Astra Honda Motor (AHM) dan PT Fin Komodo. Di AHM, siswa belajar tentang proses perakitan sepeda motor serta sistem manajemen mutu dalam industri otomotif. Sedangkan di PT Fin Komodo, mereka mengenal proses produksi kendaraan multifungsi karya anak bangsa, yang dirancang untuk berbagai kebutuhan lapangan.

Dari Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), para siswa berkesempatan mengunjungi PT Indonesia Comnets Plus (ICON+), anak perusahaan PLN yang bergerak di bidang penyediaan jaringan telekomunikasi dan layanan digital berbasis infrastruktur listrik. Kunjungan ini memberikan wawasan langsung tentang pengelolaan jaringan, keamanan data, dan transformasi digital di dunia industri.

Adapun Jurusan Teknik Elektronika (TE) dan Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) melakukan kunjungan ke MNC Sky Vision, perusahaan penyedia layanan televisi satelit terbesar di Indonesia. Di sana, siswa belajar tentang sistem transmisi siaran, instalasi perangkat elektronik, serta teknologi komunikasi modern yang mendukung layanan digital MNC.

Kepala SMK Ma’arif 1 Wates, Bapak H. Rahmat Raharja, S.Pd., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bentuk pembelajaran kontekstual yang menghubungkan teori dengan praktik di dunia nyata.

“Melalui kunjungan industri ini, kami ingin siswa belajar langsung dari sumbernya. Mereka bisa melihat bagaimana ilmu yang dipelajari di sekolah diterapkan di dunia kerja. Harapannya, setelah kegiatan ini, siswa semakin termotivasi untuk meningkatkan kompetensi dan siap bersaing di dunia industri,” ujar beliau.

Kunjungan industri memberikan banyak manfaat bagi siswa SMK. Selain menambah pengetahuan praktis tentang proses produksi dan teknologi terbaru, kegiatan ini juga menanamkan etos kerja, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang menjadi modal penting dalam dunia kerja. Siswa juga mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para profesional, memperluas jaringan, serta mengenal lebih dalam tentang peluang karier di masa depan.

Salah satu peserta kegiatan, Yoga Ramadhani dari jurusan TKRO, mengungkapkan pengalamannya dengan antusias.

“Saya jadi tahu seperti apa dunia kerja yang sesungguhnya. Melihat langsung proses di pabrik membuat saya semakin semangat belajar dan ingin suatu hari nanti bisa bekerja di tempat seperti itu,” tuturnya.

Kegiatan kunjungan industri ini menjadi bukti komitmen SMK Ma’arif 1 Wates dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam keterampilan teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja. Dengan pengalaman nyata dari dunia industri, siswa diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar yang lebih tinggi dan mengembangkan diri menjadi generasi muda yang berdaya saing, beretika, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa. (Omi)

Loading

Gapopin DIY dan SMK Ma’arif 1 Wates Gelar Pemeriksaan Mata dan Pemberian Kacamata Gratis

Wates (09/10/2025) – Dalam rangka memperingati World Sight Day atau Hari Penglihatan Sedunia, Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (Gapopin) DIY bekerja sama dengan SMK Ma’arif 1 Wates dan Dinas Kesehatan DIY mengadakan kegiatan sosial bertajuk “Mata Sehat untuk Masa Depan Anak Indonesia”. Kegiatan ini berfokus pada pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis bagi peserta didik kelas X SMK Ma’arif 1 Wates.

Acara yang berlangsung di aula sekolah ini disambut antusias oleh para siswa. Tim dari Gapopin DIY melakukan pemeriksaan mata secara langsung dan memberikan edukasi pentingnya menjaga kesehatan mata sejak dini. Setelah pemeriksaan, siswa yang membutuhkan bantuan penglihatan akan mendapatkan kacamata secara gratis.

Menurut Drs. Sukamtohadi, A.Md.RO, selaku Sekretaris Gapopin DIY, SMK Ma’arif 1 Wates dipilih menjadi lokasi kegiatan karena memiliki jumlah siswa yang cukup banyak dan dinilai membutuhkan perhatian terhadap kesehatan mata.

Gambar. Pemeriksaan Mata

“Kami ingin anak-anak Indonesia, khususnya pelajar SMK, memiliki penglihatan yang sehat agar bisa belajar dengan lebih optimal. SMK Ma’arif 1 Wates menjadi mitra yang sangat tepat karena memiliki semangat yang sama dalam mendukung kesehatan dan pendidikan peserta didik,” ujar Sukamtohadi.

Sementara itu, Kepala SMK Ma’arif 1 Wates, H. Rahmat Raharja, S.Pd., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Gapopin DIY dan Dinas Kesehatan yang telah peduli pada siswa kami. Kegiatan ini bukan sekadar bantuan kacamata, tetapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan generasi muda. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan mata. Gapopin DIY menegaskan akan terus berkomitmen untuk mendukung program sosial serupa di berbagai sekolah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. (Omi)

Loading