Ziarah Kubur Para Auliya’ & Muassis NU Kulon Progo, Guru & Karyawan SMK Ma’arif 1 Wates Napak Tilas Perjuangan

WATES – Dalam rangka memperkuat tali spiritual sekaligus meneladani perjuangan para tokoh ulama, keluarga besar SMK Ma’arif 1 Wates menggelar kegiatan ziarah kubur ke makam para Auliya’ dan Muassis (pendiri) Nahdlatul Ulama (NU) Kulon Progo serta daerah sekitarnya. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh guru dan karyawan ini dilaksanakan dengan khidmat pada Jum’at (19/06/2026).

Kegiatan ziarah ini bertujuan untuk mendoakan para leluhur, memohon keberkahan untuk kemajuan sekolah, serta menanamkan nilai-nilai religius dan spirit perjuangan para tokoh ulama kepada seluruh civitas akademika SMK Ma’arif 1 Wates.

Rangkaian perjalanan ziarah ini mencakup beberapa titik makam auliya’ dan ulama besar, baik di wilayah Kulon Progo maupun Magelang, Jawa Tengah. Adapun rute napak tilas spiritual tersebut dimulai dari:

1. Makam KH. Chasan Tholabi (Wates)

Ziarah diawali di wilayah lokal Wates, mengunjungi makam KH. Chasan Tholabi. Beliau merupakan salah satu tokoh ulama yang dihormati dan memiliki andil besar dalam syiar Islam di wilayah Kulon Progo.

2. Makam KRT. Jayaningrat 2 & KRT. Jayaningrat 3 (Kradenan, Srumbung, Magelang)

Rombongan kemudian bertolak menuju Magelang untuk berziarah ke makam tokoh bangsawan sekaligus ulama, KRT. Jayaningrat 2 dan KRT. Jayaningrat 3, yang berada di Kradenan, Srumbung.

3. Makam KH. Suyuti Asy’ari & KH. Nawawi Suyuti (Jumoyo, Salam, Magelang)

Perjalanan spiritual dilanjutkan ke kawasan Jumoyo, Salam, untuk mendoakan KH. Suyuti Asy’ari dan KH. Nawawi Suyuti, dua tokoh ulama kharismatik yang menjadi pilar perjuangan dan dakwah Islam di masanya.

4. Makam Auliya’ Gunungpring (Muntilan, Magelang)

Tidak ketinggalan, rombongan SMK Ma’arif 1 Wates juga singgah di kompleks pemakaman legendaris Gunungpring, Muntilan. Di tempat ini disemayamkan para waliyullah, termasuk di antaranya Kyai Raden Santri (Pangeran Singosari), yang menjadi pusat ziarah spiritual umat Islam dari berbagai daerah.

5. Makam KH. M. Tamam Notosiswoyo (Karangsewu, Galur)

Sebagai penutup rangkaian ziarah, rombongan kembali ke Kulon Progo menuju makam KH. M. Tamam Notosiswoyo di Karangsewu, Galur, guna memberikan penghormatan terakhir dan doa kepada salah satu tokoh penting Muassis NU setempat.

Di setiap lokasi, seluruh guru dan karyawan dengan khusyuk melantunkan pembacaan tahlil, tahmid, serta doa bersama yang dipimpin oleh sesepuh/ustaz pendamping.

Melalui kegiatan ziarah ini, diharapkan seluruh guru dan karyawan SMK Ma’arif 1 Wates tidak hanya sekadar mengingat kematian (dzikrul maut), tetapi juga mampu menyerap energi positif dari kegigihan dakwah para ulama terdahulu untuk diaplikasikan dalam mendidik generasi muda yang berakhlakul karimah di sekolah. (Humas/SMKMaarif1Wates)

Loading

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *