SMK Ma’arif 1 Wates Gelar Sosialisasi Sekaligus Diseminasi 4 Guru Pelopor PM KKA dan Pola Pikir Bertumbuh
Kulon Progo, 10 September 2026 — SMK Ma’arif 1 Wates kembali menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan kejuruan melalui kegiatan Sosialisasi dan Diseminasi Implementasi PM KKA (Inkuiri Kolaborasi dan Pola Pikir Bertumbuh). Agenda ini dikemas secara terintegrasi, di mana acara utama yang menghadirkan Pengawas Pembina dari Balai Dikmen Kabupaten Kulon Progo, Bapak Totok Setiadi, S.Pd., M.Pd., sekaligus dirangkai sebagai momentum diseminasi (pengimbasan) oleh 4 orang guru SMK Ma’arif 1 Wates yang telah selesai mengikuti Diklat PM dan KKA.
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan interaktif di aula sekolah ini diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan, dewan guru, serta staf kependidikan SMK Ma’arif 1 Wates. Kehadiran Bapak Totok Setiadi bersamaan dengan paparan dari 4 guru pelopor memberikan angin segar serta penguatan strategis bagi para pendidik dalam menghadapi dinamika pendidikan vokasi yang terus berkembang pesat.

Dalam pemaparannya, Bapak Totok Setiadi bersama tim 4 guru pengampu diklat menekankan pentingnya pendekatan berbasis inkuiri dan kolaborasi di lingkungan kelas. Pembelajaran tidak lagi berpusat pada satu arah, melainkan membangun ekosistem di mana siswa aktif mengeksplorasi masalah, berpikir kritis, serta berkolaborasi menyelesaikan tantangan nyata.
“SMK Ma’arif 1 Wates menggelar Sosialisasi Implementasi PM KKA Inkuiri Kolaborasi serta Pola Pikir Bertumbuh bersama Bapak Totok Setiadi, S.Pd., M.Pd., selaku Pengawas Pembina dari Balai Dikmen Kab. Kulon Progo, yang sekaligus disatukan dengan diseminasi dari 4 guru pelopor. Agenda ini hadir sebagai bentuk langkah nyata dalam ikhtiar mencetak lulusan siap kerja, di mana bapak dan ibu guru terus memperkuat kompetensi pedagogis yang relevan dengan dinamika zaman. Melalui pendekatan berbasis inkuiri dan kolaborasi, para pendidik diajak untuk senantiasa mengasah pola pikir yang adaptif serta inovatif. Semangat belajar tanpa batas ini menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang inspiratif bagi para siswa. Mari terus melangkah bersama menuju pendidikan SMK yang lebih berdampak dan berdaya saing.”
Sebagai kelanjutan dari acara sosialisasi dan diseminasi ini, pihak sekolah langsung mengintegrasikan hasil pengimbasan tersebut ke dalam langkah nyata pembelajaran di kelas. Diseminasi yang sebelumnya sering kali hanya bersifat ceramah satu arah, kini dikembangkan secara kolaboratif melalui metode Peer Coaching (pelatihan sejawat) dalam kelompok kerja atau MGMP sekolah. Keempat guru pelopor diklat ditugaskan langsung sebagai Tim Pengembang Sekolah yang mendampingi rekan-rekan pendidik lainnya.

Adapun fokus pengimbasan dan tindak lanjut yang langsung dijalankan oleh keempat guru pelopor tersebut meliputi:
-
Penyamaan Paradigma & Mindset: Mengajak seluruh dewan guru menerapkan Growth Mindset (Pola Pikir Bertumbuh) guna meningkatkan motivasi belajar siswa di kelas.
-
Integrasi Perangkat Pembelajaran: Melakukan pendampingan teknis bagi guru normatif, adaptif, dan produktif dalam menyisipkan sintaks Inquiry-Based Learning ke dalam Modul Ajar masing-masing.
-
Pengembangan Penilaian Autentik: Membantu guru produktif dan kejuruan dalam merancang instrumen Project-Based & Collaborative Assessment.
-
Praktik Baik Berkelanjutan: Menginisiasi Best Practice Sharing dan lembar observasi kelas sejawat (Class Observation) secara berkala setiap bulan untuk memantau efektivitas pembelajaran.
Kepala SMK Ma’arif 1 Wates Bapak H Rahmat Raharja, S.Pd., M.Pd.I pada saat membuka acara menyampaikan terselenggaranya kegiatan ganda ini berharap seluruh guru dapat segera menginternalisasikan nilai-nilai Inkuiri Kolaborasi serta Pola Pikir Bertumbuh ke dalam aktivitas harian di kelas. Dengan sinergi yang kuat antara pengawas, tim diseminasi, dan seluruh dewan guru, target jangka panjang untuk mencetak lulusan SMK Ma’arif 1 Wates yang unggul, berkarakter, dan siap kerja dapat terwujud secara optimal.




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!